Selasa, 25 November 2008

handsheet MySQL

1.Membuka console mysql
$mysql -u(username) -p(password)
2.Membuat database baru
$Create Database KESISWAAN; // Query OK, 1 row affected <0.00>
3.Menampilkan seluruh database
$Show databases;
4.Menggunakan database KESISWAAN
$Use KESISWAAN; // Database changed
5.Membuat table BIODATA, REF_JURUSAN, ORANGTUA

Create table biodata
(
Nis varchar(8) primary key not null,
Nama varchar(25) not null,
Jen_kel enum(‘L’,’P’),
Tmp_lahir varchar(25),
Tgl_lahir date,
Alamat varchar(50),
Agama varchar(25),
Tingkat char(1),
Kode_jur varchar(3),
Kelas varchar(5)
);

Create table ref_jurusan
(
Id int(4) primary key auto_increment,
Kode_jur varchar(3) not null,
Jurusan varchar(25) not null
);

Create table orangtua
(
Nis char(8) primary key not null,
Nama varchar(25) not null,
Umur char(3),
Pekerjaan varchar(25),
Penghasilan int(9)
);

6.Menampilkan seluruh table
Show tables;
7.Menampilkan struktur table
Describe biodata; / desc ref_jurusan; / desc orangtua;
8.Mengganti nama table
Alter table orangtua rename ortu;
9.Mengganti nama field
Alter table ortu change umur usia char(3);
10.Mengubah struktur table
Alter table biodata modify nama varchar(30);
11.Menambah field
Alter table ortu add status varchar(10);
12.Menghapus field
Alter table ortu drop status;
13.Mengisi/menambahkan isi table
Tabel BIODATA


Insert into biodata
(nis,nama,jen_kel,tmp_lahir,tgl_lahir,alamat,agama,tingkat,kode_jur,kelas)
values
(‘07081001’,’Daris’,’L’,’Subang’,’1992-12-20’,’Jl. Otista Subang’,’Islam’,’1’,’RPL’,’1RPL’),
(‘07081002’,’Shafwan’,’L’,’Subang’,’1990-11-21’,’Jl. Soeprapto Subang’,’Islam’,’3’,’RPL’,’3RPL’),
Dst…
;


Insert into ref_jurusan
(kode_jur,jurusan)
values
(‘RPL’,’Rekayasa Perangkat Lunak’),
(‘TKJ’,’Teknik Komputer Jaringan’);


Insert into orangtua
(nis,nama,umur,pekerjaan,penghasilan)
values
(‘07081001’,’Fuad,’50’,’Petani’,800000),
(‘07081002’,’Basri,’45’,’PNS’,1200000),
Dst…
;

14.Mengedit isi tabel
Update ortu set usia = ‘49’ where nama = ‘Fuad’ // Mengganti usia dari record yg mempunyai nama Fuad
15.Menampilkan seluruh isi table;
Select * from biodata; / select * from ref_jurusan; / select * from ortu;
16.Menampilkan urutan seluruh isi table
select * from biodata order by nama asc; // ascending = a-z
select * from biodata order by nama desc; // descending = z-a
17.Menampilkan sebagaian field
Select nis,nama,kelas from biodata;
18.Menampilkan record tertentu
Select * from biodata where jen_kel = ‘L’ // Menampilkan siswa laki-laki saja
Select * from biodata where alamat like ‘%kalijati’; // Menampilkan siswa yg beralamat tertentu
Select nis,nama from biodata where nama regexp ‘^a’ // Menampilkan nama siswa berawalan huruf a
Select nis,nama from biodata where nama regexp ‘^[a-h]’ // Menampilkan nama siswa berawalan huruf dari a – h
Select nis,nama from biodata where nama regexp ‘a$’ // Menampilkan nama siswa yang berakhiran hufuf a
19.Menampilkan jumlah record tertentu
Select count(jen_kel) as jml from biodata where jen_kel = ‘P’; // Menampilkan jumlah siswa perempuan
Select tingkat, count(tingkat) as jml from biodata group by tingkat; // menampilkan jumlah siswa pertingkat
20.Menampilkan data statistik
Select max(penghasilan) as penghasilan_tertinggi from ortu; // menampilkan penghasilan tertinggi
Select min(penghasilan) as penghasilan_terendah from ortu; // menampilkan penghasilan terendah
Select avg(penghasilan) as penghasilan_rata from ortu; // menampilkan penghasilan rata-rata
21.Menampilkan data relasi antar tabel
Select a.nis, a.nama, b.nama, b.pekerjaan from biodata as a inner join ortu as b on a.nis = b.nis;
Select a.nis, a.nama, a.kelas, b.nama as nama_ortu, b.penghasilan from biodata as a inner join ortu as b on a.nis = b.nis where b.penghasilan >= 1000000;
22.Menghapus sebagian isi tabel / record
Delete from biodata where nis = ‘07081007’; // Menghapus record yang mempunyai nis terentu
23.Menghapus seluruh isi tabel
Delete from ref_jurusan; // Menghapus seluruh record
24.Menghapus table
Drop table ref_jurusan; // Menghapus table ref_jurusan
25.Menghapus database
Drop database dbkesiswaan; // Menghapus database dbkesiswaan
26.Melakukan backup database
Bin> mysqldump dbkesiswaan > backup_dbkesiswaan.sql
27.Melakukan restore database
Bin> mysql dbkesiswaan <>





Minggu, 23 November 2008

SQL

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

Sejarah

Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).

Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.

Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.

Standarisasi

Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.

Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.

Pemakaian dasar

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.

[sunting] Data Definition Language

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

[sunting] CREATE

CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. SQL yang umum digunakan adalah:

CREATE DATABASE nama_basis_data 

CREATE DATABASE membuat sebuah basis data baru.

CREATE TABLE nama_tabel 

CREATE TABLE membuat tabel baru pada basis data yang sedang aktif. Secara umum, perintah ini memiliki bentuk

CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [constraints][,
nama_field2 tipe_data,
...]
)

atau

CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [,
nama_field2 tipe_data,
...]
[CONSTRAINT nama_field constraints]
)

dengan:

nama_field adalah nama kolom (field) yang akan dibuat. Beberapa sistem manajemen basis data mengizinkan penggunaan spasi dan karakter nonhuruf pada nama kolom.

tipe_data tergantung implementasi sistem manajemen basis data. Misalnya, pada MySQL, tipe data dapat berupa VARCHAR, TEXT, BLOB, ENUM, dan sebagainya.

constraints adalah batasan-batasan yang diberikan untuk tiap kolom. Ini juga tergantung implementasi sistem manajemen basis data, misalnya NOT NULL, UNIQUE, dan sebagainya. Ini dapat digunakan untuk mendefinisikan kunci primer (primary key) dan kunci asing (foreign key).

Satu tabel boleh tidak memiliki kunci primer sama sekali, namun sangat disarankan mendefinisikan paling tidak satu kolom sebagai kunci primer.

Contoh:

CREATE TABLE user
(
username VARCHAR(30) CONSTRAINT PRIMARY KEY,
passwd VARCHAR(20) NOT NULL,
tanggal_lahir DATETIME
);

akan membuat tabel user seperti berikut:

username passwd tanggal_lahir

Data Manipulation Language

DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:

  • SELECT untuk menampilkan data
  • INSERT untuk menambahkan data baru
  • UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
  • DELETE untuk menghapus data

[sunting] SELECT

SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga terkadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap:

SELECT [nama_tabel|alias.]nama_field1 [AS alias1] [, nama_field2, ...]
FROM nama_tabel1 [AS alias1] [INNER|LEFT|RIGHT JOIN tabel2 ON kondisi_penghubung]
[, nama_tabel3 [AS alias3], ...]
[WHERE kondisi]
[ORDER BY nama_field1 [ASC|DESC][, nama_field2 [ASC|DESC], ...]]
[GROUP BY nama_field1[, nama_field2, ...]]
[HAVING kondisi_aggregat]

dengan:

  • kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan.
  • kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat.

Kondisi dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.

Contoh:

Diasumsikan terdapat tabel user yang berisi data sebagai berikut.

username passwd tanggal_lahir jml_transaksi total_transaksi
Aris 6487AD5EF 09-09-1987 6 10.000
Budi 97AD4erD 01-01-1994 0 0
Charlie 548794654 06-12-1965 24 312.150
Daniel FLKH947HF 24-04-1980 3 0
Erik 94RER54 17-08-1945 34 50.000

Contoh 1: Tampilkan seluruh data.

SELECT *
FROM user

Contoh 2: Tampilkan pengguna yang tidak pernah bertransaksi.

SELECT *
FROM user
WHERE total_transaksi = 0

Contoh 3: Tampilkan username pengguna yang bertransaksi kurang dari 10 dan nilainya lebih dari 1.000.

SELECT username
FROM user
WHERE jml_transakai <> 1000

Contoh 4: Tampilkan total nominal transaksi yang sudah terjadi.

SELECT SUM(total_transaksi) AS total_nominal_transaksi
FROM user

Contoh 5: Tampilkan seluruh data diurutkan berdasarkan jumlah transaksi terbesar ke terkecil.

SELECT *
FROM user
ORDER BY jml_transaksi DESC

Fungsi aggregat

Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah:

  • SUM untuk menghitung total nominal data
  • COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data
  • AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data
  • MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data.

Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan pada bagian HAVING, bukan WHERE.

Subquery

Ada kalanya query dapat menjadi kompleks, terutama jika melibatkan lebih dari satu tabel dan/atau fungsi aggregat. Beberapa SMBD mengizinkan penggunaan subquery. Contoh:

Tampilkan username pengguna yang memiliki jumlah transaksi terbesar.

SELECT username
FROM user
WHERE jml_transaksi =
(
SELECT MAX(jml_transaksi)
FROM user
)

INSERT

Untuk menyimpan data dalam tabel dipergunakan sintaks:

INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])

Contoh:

INSERT INTO TEST (NAMA, ALAMAT, PASSWORD) VALUES ('test', 'alamat', 'pass');

[sunting] UPDATE

Untuk mengubah data menggunakan sintaks:

UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI]

Contoh:

UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc"

DELETE

Untuk menghapus data dipergunakan sintaks:

DELETE FROM [NAMA_TABLE] [KONDISI]

Contoh:

DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test';